PURWAKARTA – “Kita sudah bertemu dengan para penggiat pariwisata, baik dari Hotel, Restoran dan pengelola objek wisata juga dari Pemerintah Daerah. ada beberapa hal yang harus dilakukan, bagaimana menyiapkan rencana untuk mewujudkan opsi kegiatan wisata halal tersebut”. Hal itu disampaikan Pj Bupati Muhamad Taufiq kepada media seusai beraudensi tentang wisata halal di ruang rapat Bappeda, Rabu (11/7/2018).

Menurut Taufik wisata halal sudah menjadi tren periwisata dan purwakarta harus siap untuk bisa mempasilitasi apabila ada kebutuhan dari kegiatan wisata halal tersebut, selanjutnya pemerintah harus meningkatkan promosi secara terus menerus. Promosi Wisata di Purwakarta sudah bagus dan tinggal disempurnakan terutama untuk ahli bahasa – bahasa asing.

M Taufik menambahkan obyek wisata yang ada di Purwakarta harus terus di up date agar semua bisa masuk ke website dan media informasi Purwakarta, selanjutnya bagaimana caranya Purwakarta membuat konektifitas obyek wisata yang ada di Purwakarta agar dari luar daerah Purwakarta datang Ke Purwakarta.

“ hal ini sedang kita siapkan mudah – mudahan pada bulan Agustus sudah bisa kerjakan untuk semua konektifitas tersebut.’’ Tambahnya
Selanjutnya M Taufiq menambahkan untuk memudahan akses ke Purwakarta, Pemda Purwakarta akan menghubungkan mobilitas dari perusahaan DAMRI dengan tujuan Bandara Sukarno Hata Ke Purwakarta, dari Bandung ke Purwakarta serta dari Bandara Kertajati Ke Purwakarta selanjutnya membuat konektifitas di Purwakarta.

Beliau juga mengharapkan agar sector Pariwisata di Kabupaten Purwakarta lebih maju dan menjadi destinasi wisata Jawa Barat, mudah – mudahan ke depannya menjadi destinasi wisata di Indonesia, karena saat ini di Jawa Barat belum ada yang menjadi destinasi wisata Nasional.

Kepala Bidang Pariwisata Hery Anwar kepada media menyampaikan konsep wisata halal yang akan diberlakukan di Purwakarta. Kedepannya setiap pengelola wisata, setiap destinasi baik termasuk hotel harus menjaga kebersihan juga memberikan fasilitas ibadah bagi orang muslim baik laki – laki dan perempuan.

Menurut Heri semua fasilitas tersebut Purwakarta sudah siap, dengan target para wisatawan dari manca Negara. Untuk perusahaan travel mobil nantinya akan difungsikan untuk menggaet para wisatawan manca Negara seperti dari negara Timur Tengah, Dubai dan Arab Saudi.

Heri menambahkan untuk penginapan atau Hotel wisatawan mancanegara khususnya dari Negara Timur Tengah diproritaskan tempat Ibadahya, kemudian fasilitas yang didapat dari Hotel tersebut, diharapkan program yang akan diterapkan di Kabupaten Purwakarta tersebut baik pihak Hotel maupun travel mobil bisa berjalan dengan baik.

Sebagai plopor wisata halal pertama di Jawa Barat, Purwakarta akan melaksanakan hal tersebut sesuai hasil pembicaraan dengan Pj Bupati yaitu bulan depan sudah mulai bergerak, serta pihaknya (pariwisata) akan terus berkoordinasi dengan pihak PHRI (Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia) maupun agen travel mobil.

Heri mengharapkan dengan jumlah obyek Wisata kurang lebih 46 destinasi yang tersebar di Wilayah Purwakarta dari tahun 2017 akan mendapatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Lebih banyak lagi, dan wisatawan atau pengunjung sangat bangga dan merasa puas berwisata di Kabupaten Purwakarta.

Sumber : https://bit.ly/2LcIll2

Category:
Berita
Website:
ppid.purwakartakab.go.id